SUMBANGSIH TIK DALAM BIDANG PENDIDIKAN
MAKALAH
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian
Persyaratan Mata Kuliah
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Cokroaminoto Palopo
Disusun oleh :
MUHAMMAD YUSUF
( 1401403196 )
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
COKROAMINOTO PALOPO
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan
kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami
sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang berjudul Sumbangsih TIK dalam
bidang pendidikan Allhamdulillah selesai tepat
pada waktunya.
Kami menyadari bahwa makalah ini
masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak
yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima
kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini
dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita,
Amin.
Palopo, Oktober 2014
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR ................................................................................ i
DAFTAR
ISI .............................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar
belakang .................................................................................. 1
B.
Rumusan
masalah .............................................................................. 2
C.
Tujuan
penulisan ............................................................................... 2
BAB
II PEMBAHASAN
A.
Pengertian TIK ................................................................................. 3
B.
Peranan Guru dalam pembelajaran TIK.............................................. 5
C.
Peranan TIK dalam bidang pendidikan............................................... 7
D.
Manfaat dan Dampak TIK................................................................. 12
BAB
III PENUTUP
A.
Kesimpulan
....................................................................................... 15
B.
Saran................................................................................................. 15
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Pengaruh globalisasi
semakin terasa dengan semakin banyaknya saluran informasi dalam berbagai bentuk
seperti elektronik maupun non elektronik seperti surat kabar, majalah, radio.
TV, telepon, fax, komputer, internet, satelit komunikasi dan sebagainya.
Teknologi komunikasi dan informasi yang terus berkembang cenderung akan
mempengaruhi segenap bidang kehidupan termasuk bidang pendidikan kejuruan dan
pelatihan yang akan semakin banyak diwarnai oleh oleh teknologi komunikasi
dan informasi.
Secara khusus untuk
pendidikan dan pelatihan akan dirasakan adanya kecenderungan : (a) bergesernya
pendidikan dan pelatihan dari sistem berorientasi pada guru/dosen/lembaga ke
sistem yang berorientasi pada siswa/mahasiswa/peserta didik. (b) tumbuh dan
makin memasyarakatnya pendidikan terbuka/jarak jauh. (c) semakin banyaknya
pilihan sumber belajar yang tersedia. (d) diperlukannya standar kualitas global
dalam rangka persaingan global dan (e) semakin diperlukannya pendidikan
sepanjang hayat (life long learning).
Dilihat pada saat
sekarang ini perkembangan teknologi informasi terutama di Indonesia semakin
berkembang. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan
kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja,
kapan saja, dan dari siapa saja.
Dalam dunia pendidikan
perkembangan teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif
karena dengan berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai
memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Banyak hal yang dirasa berbeda
dan berubah dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya. Saat sekarang
ini jarak dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendapatkan
ilmu, berbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya.
Di Indonesia yang
notabenenya sebagai negara berkembang dimana ketersediaan infrastruktur
komunikasi yang masih minim mengakibatkan kesempatan setiap orang untuk
mendapatkan informasi dan pengetahuan menjadi terbatas. Ketersediaan
infrastruktur ini sangat terasa di daerah-daerah yang proses memperoleh
informasinya masih terbatas. Hal ini dikarenakan di Indonesia penyebaran
teknologi informasi dan komunikasi belum merata, sekarang ini hanya di
kota-kota besar sajalah yang sudah dengan mudah menikmati dan memanfaatkan
fasilitas yang tersedia. Dengan demikian perkembangan pendidikan pun menjadi
terhambat dan juga tidak merata.
B.
RUMUSAN MASALAH
- Apakah yang dimaksud dengan Tekhnologi Informasi dan komunikasi ?
- Bagaimana peranan guru dalam tekhnologi informasi dan komunikasi ?
- Bagaiamana peranan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan ?
4. Apa manfaat dan dampak dari teknologi
informasi
C.
TUJUAN
PENULISAN
Setelah mempelajari materi ini mahasiswa diharapkan :
- Mengetahui perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pendidikan
b.
Mengetahui dampak
positif dan negatif dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada
bidang pendidikan
c.
Bagaimana
pengaruh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terhadap aktivitas
pendidikan
BAB II
PEMBAHASAN
1.
Pengertian TIK
Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum
adalah semua teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan,
pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. (Kementerian
Negara Riset dan Teknologi, 2006: 6).
Menteri Pendidikan Daoed Joesoef telah menyatakan bahwa “Teknologi
diterapkan di semua bidang kehidupan, di antaranya bidang pendidikan. Teknologi
pendidikan ini karenanya beroperasi dalam seluruh bidang pendidikan secara
integratif, yaitu secara rasional berkembang dan terjalin dalam berbagai bidang
penididikan”.
Teknologi Informasi
adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses,
mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk
menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat
dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan
pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan
keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data,
sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya
sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat
disebar dan diakses secara global. Arti teknologi informasi bagi dunia
pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat
dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Pemanfaatan teknologi informasi
dalam bidang pendidikan sudah merupakan kelaziman.
Membantu menyediakan
komputer dan jaringan yang menghubungkan rumah murid dengan ruang kelas, guru,
dan administrator sekolah. Semuanya dihubungkan ke Internet, dan para guru
dilatih menggunakan komputer pribadi. Peran yang dapat diberikan oleh
aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan
pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani.
Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan
asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu
dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan
waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat
menghambat bertukar pikiran.
Perkembangan Teknologi
Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai
dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan
ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik.Jika dilihat
pada saat sekarang ini perkembangan teknologi informasi terutama di Indonesia
semakin berkembang. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat
memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari
mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja. Dalam dunia pendidikan perkembangan
teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan
berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan
perubahan yang cukup signifikan. Banyak hal yang dirasa berbeda dan berubah
dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya. Saat sekarang ini jarak
dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendapatkan ilmu,
berbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya.
Di Indonesia yang
notabenenya sebagai negara berkembang dimana ketersediaan infrastruktur
komunikasi yang masih minim mengakibatkan kesempatan setiap orang untuk
mendapatkan informasi dan pengetahuan menjadi terbatas. Ketersediaan
infrastruktur ini sangat terasa di daerah-daerah yang proses memperoleh
informasinya masih terbatas. Hal ini dikarenakan di Indonesia penyebaran
teknologi informasi dan komunikasi belum merata, sekarang ini hanya di
kota-kota besar sajalah yang sudah dengan mudah menikmati dan memanfaatkan
fasilitas yang tersedia. Dengan demikian perkembangan pendidikan pun menjadi
terhambat dan juga tidak merata.
Salah satu wadah yang
dirasa paling berperan dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi di
Indonesia saat ini adalah internet. Di Indonesia terutama yang berada di
kota-kota besar sudah banyak masyarakat yang mempunyai akses internet, sehingga
pemanfaatan internet sebagai salah satu media pembelajaran dan pencarian
informasi dan pengetahuan dapat lebih maksimal walaupun akses internet di
Indonesia belum sepenuhnya dapat dirasakan semua orang.
2.
Peranan Guru dalam Pembelajaran TIK
Semua hal itu tidak akan
terjadi dengan sendirinya karena setiap siswa memiliki kondisi yang berbeda
antara satu dengan lainnya. Siswa memerlukan bimbingan baik dari guru maupun
dari orang tuanya dalam melakukan proses pembelajaran dengan dukungan TIK.
Dalam kaitan ini guru memegang peran yang amat penting dan harus menguasai
seluk beluk TIK dan yang lebih penting lagi adalah kemampuan memfasilitasi
pembelajaran anak secara efektif. Peran guru sebagai pemberi informasi harus
bergeser menjadi manajer pembelajaran dengan sejumlah peran-peran tertentu,
karena guru bukan satu-satunya sumber informasi melainkan hanya salah satu
sumber informasi.Informasi melalui media internet, bisa menjadi salah satu
kunci untuk membuat dunia pendidikan di Indonesia mempunyai standar yang sama
dengan negara lain.
Dengan menggunakan media
internet, pemerintah dan institusi pendidikan sudah mulai menerapkan pola
belajar yang cukup efektif untuk diterapkan bagi masyarakat yang memiliki
kendala dengan jarak dan waktu untuk mendapatkan informasi terutama informasi
dalam dunia pendidikan. Salah satu metode yang mulai diterapkan yaitu
pembelajaran distance learning. Metode distance
learning merupakan suatu metode alternatif dalam pemerataan kesempatan
dalam bidang pendidikan. Sistem ini diharapkan dapat mengatasi beberapa masalah
yang ditimbulkan akibat keterbatasan tenaga pengajar yang berkualitas.
Metode distance learning sangat membantu siswa atau masyarakat
dalam mempelajari hal-hal atau ilmu-ilmu baru dengan tampilan yang lebih
menarik dan mudah untuk dipahami. Dalam pengaksesan dan pemanfaatan metode ini,
peran internet sangatlah diperlukan, karena melalui internet seseorang dapat
mengirim file atau meng-upload file yang
ingin dipublikasikan dan melalui internet juga seseorang dapat mengakses file
yang ingin dicari. Selain metode distance learning, masih banyak
metode-metode lain yang sangat membantu dalam meningkatkan mutu pendidikan di
Indonesia, diantaranya dengan adanya modul-modul pembelajaran gratis yang
tersedia, portal pembelajaran online, dll.
Jika kita bercermin ke
negara lain, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia bisa
dibilang cukup tertinggal. Peran pemerintah sangat diharapkan untuk
meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di
Indonesia. Pemerintah diharapkan dapat menyamaratakan perkembangan teknologi
informasi disemua daerah di negara ini. Pemerintah diharapkan dapat membantu
daerah-daerah yang penyampaian proses informasinya masih minim dan tidak hanya
fokus pada daerah atau kota-kota besar saja seperti yang terjadi pada saat
sekarang ini, karena pada kenyataannya peran daerah dalam mendukung
perkembangan teknologi informasi dan perkembangan pendidikan di Indonesia
sangatlah penting.
Dengan belum meratanya
penyebaran teknologi informasi akan berpengaruh terhadap proses perkembangan
pendidikan. Hal ini dikarenakan peran teknologi informasi di dunia pendidikan
sangatlah penting. Dengan adanya teknologi informasi segala macam ilmu
pengetahuan dan informasi dapat diterima dan didapatkan dengan mudah dan cepat.
Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan
komunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai
teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya.
Untuk dapat memanfaatkan TIK dalam
memperbaiki mutu pembelajaran, ada tiga hal yang harus diwujudkan yaitu:
- Siswa dan guru harus memiliki akses kepada teknologi digital dan internet dalam kelas, sekolah, dan lembaga pendidikan guru.
- Harus tersedia materi yang berkualitas, bermakna, dan dukungan kultural bagi siswa dan guru.
- Guru harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam menggunakan alat-alat dan sumber-sumber digital untuk membantu siswa agar mencapai standar akademik.
3.
Peranan TIK dalam Bidang Pendidikan
Pengembangan Tekonologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) pada hakekatnya ditujukan untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Kenyataan menunjukan TIK telah membawa perubahan
penting dalam perkembangan peradaban dunia terutama ekonomi. Bahkan abad
ke-21 diyakini akan menjadi abad baru yang disebut era informasi-ekonomi
(digital-economic) dengan cirri khas perdagangan yang memanfaatkan peralatan
elektronik (electronic commerce). Keadaan ini mengakibatkan adanya
pergeseran paradigma strategis pembangunan masyarakat dunia dari era industri
menuju informasi.
Dari berbagai peranan TIK
salah satunya yaitu peranan Teknlogi Informasi dan Komunikasi di bidang
pendidikan (e-education) tidak dapat dihindarkan lagi.
Misalnya tidak mungkin lagi mengecek jumlah siswa yang hadir mengikuti
pelajaran dari tahun ke tahun hanya dengan catatan di buku tahunan saja,
demikian juga hasil nilai siswa yang diperoleh selama mengkuti pendidikan hanya
mengandalkan buku nilai guru, leger sekolah atau buku induk sekolah , begitu
pula pekerjaan sederhana apapun pekerjaan akan menjadi lebih efisien jika
menggunakan computer. Pendidikan yang menggunakan sarana TIK terutama
internet biasa disebut e-education
Kecenderungan dunia pendidikan
di Indonesia pada masa yang mendatang hubungannya dengan perkembangan
TIK sebagai berikut :
- Berkembangnya pendidikan terbuka dengan cara belajar jarak jauh (distance learning). Untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perlu dimasuka sebagai setrategi utama pendidikan jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi internet secara maksimal dapat memberikan efektifitas dalam hal waktu, tempat bahkan meningkatkan kualitas pendidikan.
- Terjadinya sharing resource (berbagi sumber daya) antara lembaga pendidikan dan pelatihan .
- Perpustakaan dan instrument pendidikan lainnya misalnya guru dan laboratorium berfungsi sebagai fasilitator bukannya sumber informasi.
- Penggunaan perangkat informasi interaktif seperti CD-ROM multimedia yang secara bertahap akan menggantikan fungsi papan tulis.
Manfaat internet bagi bidang pendidikan di Indonesia antara
lain akan mendapatkan akses keperpustakaan, direktori sekolah, para pakar dapat
melalukan perkuliahan secara online, penyediaan sarana informasi akademik
lembaga pendidikan secara online dapat melaksankan kerjasama dengan lembaga
lain melalui internet serta melakukan marketing dan promosi hasil karya
penelitian secara lebih efisien.Disamping itu kita dapat merancang
program artificial intelegence untuk membuat sebuah model
rencana pengajaran.
Perkembangan TIK di bidang pendidikan
memungkinkan adanya sistem belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet
untuk menghubungan antara mahasiswa dengan dosennya. Melihat nilai mahasiswa
secara online, mengecek keuangan, mengecek jadwal kuliah mengirimkan berkas
tugas yang diberikan dosen. Sistem pendidikan TIK terbukti telah berhasil
menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan nilai rata-rata ujian.
Ternyata banyak sekali
manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan
kita sehari-hari. Misalnya dalam bidang pendidikan. Dengan pendidikan
dimungkinkan terjadinya penyebarluasan Teknologi Informasi dan transformasi
ilmu pengetahuan untuk sektor-sektor pendidikan. Para siswa yang duduk di
bangku sekolah dan mahasiswa juga terbantu dengan adanya internet dalam
mengerjakan tugas sekolah atau tugas kuliah. Para mahasiswa dapat mencari bahan
skripsi di internet atau para siswa mencari bahan tugas makalahnya di internet.
Dengan adanya pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di sekolah, para
siswa dapat belajar dan memanfaatkan TIK dalam kehidupan mereka sehari-hari
dengan baik.Harus kita sadari, TIK khususnya internet hanyalah merupakan alat
bantu saja dan bukan menjadi solusi dalam dunia pendidikan, formal maupun
nonformal. Bagaimanapun pendidikan yang bermutu didapat dari para pendidik yang
bermutu ditambah dukungan pemerintah dengan kurikulum yang sesuai dengan
kebutuhan siswa didik yang diimplementasikan dengan benar dan kreatif.
v Peranan TIK dalam pendidikan yaitu :
1. TIK sebagai Keterampilan (skill) dan Kompetensi :
1. TIK sebagai Keterampilan (skill) dan Kompetensi :
- Setiap pemangku kepentingan harus memiliki kompentensi dan keahlian menggunakan TIK untuk pendidikan.
- Informasi merupakan “bahan mentah” dari pengetahuan yang harus diolah melalui proses pendidikan.
- Membagi pengetahuan antar satu peserta didik dengan yang lainnya bersifat mutlak dan tidak berkesudahan.
- Belajar mengenai bagaimana cara belajar yang efektif dan efisien bagi pendidik, peserta didik, dan stakeholder.
- Belajar adalah proses seumur hidup yang berlaku bagi setiap individu atau manusia.
2. TIK sebagai
Infrastruktur Pendidikan
- Saat ini, bahan ajar banyak disimpan dalam format digital dengan model yang beragam seperti multimedia.
- Para pendidik, instruktur dan peserta didik secara aktif bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya.
- Proses pendidikan seharusnya dapat dilakukan dimana dan kapan saja.
- Perbedaan letak geografi seharusnya tidak menjadi batasan pendidikan.
- “The network is the school” akan menjadi fenomena baru di dalam dunia pendidikan.
3. TIK sebagai Sumber
Bahan Belajar
- Ilmu pengetahuan berkembang sedemikian cepatnya.
- Pendidik yang hebat tersebar di berbagai belahan dunia.
- Buku-buku, bahan ajar, dan referensi diperbaharui secara kontinyu.
- Inovasi memerlukan kerjasama pemikiran.
- Tanpa teknologi, proses peserta didikan yang “up-to-date” membutuhkan waktu yang lama.
4. TIK sebagai Alat Bantu
dan Fasilitas Pendidikan
- Penyampaian pengetahuan seharusnya mempertimbangkan konteks dunia nyatanya.
- Memberikan ilustrasi berbagai fenomena ilmu pengetahuan untuk mempercepat penyerapan bahan ajar.
- Peserta didik diharapkan melakukan eksplorasi terhadap pengetahuannya secara lebih bebas dan mandiri.
- Akuisisi pengetahuan berasal dari interaksi antarpeserta didik dan pendidik.
- Rasio antara pendidik dan peserta didik tidak dibatasi tergantung pada proses dan pemberian fasilitas.
5. TIK sebagai Pendukung
Manajemen Pendidikan
- Setiap individu memerlukan dukungan pendidikan tanpa henti setiap harinya.
- Transaksi dan interaksi interaktif antar-stakeholder memerlukan pengelolaan back-office yang kuat.
- Kualitas layanan pada pengelolaan administrasi pendidikan seharusnya ditingkatkan secara bertahap.
- Orang merupakan sumber daya yang sangat bernilai sekaligus terbatas dalam institusi.
- Munculnya keberadaan sistem pendidikan inter dan antar organisasi.
6. TIK sebagai Sistem
Pendukung Keputusan
- Setiap individu memiliki karekteristik dan bakat masing-masing dalam pendidikan.
- Pendidik seharusnya meningkatkan kompetensi dan keterampilan pada berbagai bidang ilmu.
- Sumber daya terbatas, pengelolaan yang efektif seharusnya dilakukan.
- Institusi seharusnya tumbuh dari waktu ke waktu dalam hal jangkauan dan kualitas.
- Pemerintah seharusnya memiliki pengetahuan tentang profil institusi pendidikan.
4. Manfaat dan
Dampak TIK
Teknologi Informasi adalah suatu cara bagi pengguna media untuk
mengkomunikasikan hal yang ingin mereka sampaikan kepada orang lain. Penggunaan
Informasi dapat berdampak buruk dan baik. Dampak baiknya kita memperoleh banyak
informasi dari teknologi yang canggih yang banyak bermunculan belakangan ini.
Dampak buruknya mungkin ada orang lain yang salah mengartikan arti teknologi.
Dampak positif dan negatif pemanfaatan teknologi informasi
dan telekomunikasi antara lain:
A. Manfaat TIK antara lain :
A. Manfaat TIK antara lain :
- Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan
- Konsultasi dengan pakar, konsultasi dangan para ahli dibidangnya dapat dilakukan dengan mudah walaupun ahli tersebut berada ditempat yang sangat jauh.
- Perpustakaan online, perpusatakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital.
- Diskusi online. Diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet.
- Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
- Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
- Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.
B. Dampak Negatif
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
- Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
- Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
- Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention)
Tahukah kita selain membawa manfaat yang besar
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga mempunyai pengaruh buruk yang
besar pula pada perkembangan generasi anak bangsa. Saat ini perangkat yang
paling mempengaruhi anak pelajar Indonesia saat ini antara lain :
- Komputer
- Handphone
- MP4 player
- Game Console
- Media tontonan seperti Televisi dan Film
Namun kali ini kita akan
membahas salah satu diantaranya yaitu pengaruh buruk Teknologi Komputer.
Pengaruh positif atau negatif yang bisa muncul dari alat ini tentu saja lebih
banyak tergantung dari pemanfaatannya. Bila anak-anak dibiarkan menggunakan
komputer secara sembarangan, pengaruhnya bisa jadi negatif. Sebaliknya,
komputer akan memberikan pengaruh positif bila digunakan dengan bijaksana,
yaitu membantu pengembangan intelektual dan motorik anak.
Pengaruh buruk lewat internet
Mampu
mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi
pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya
informasi buruk yang membanjiri internet. Melalui internetlah berbagai materi
bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa
penghalang. Sebuah studi yang menunjukkan bahwa satu dari 12 anak di Canada
sering menerima pesan yang berisi muatan seks, tawaran seks, saat tengah
berselancar di internet
.Pengaruh Buruk Terlalu Sering Bermain Komputer
Kecanduan
bermain komputer ditengarai memicu anak menjadi malas menulis, menggambar atau
pun melakukan aktivitas sosial. Kecanduan bermain komputer bisa terjadi terutama
karena sejak awal orangtua tidak membuat aturan bermain komputer. Seharusnya,
menurut Rivaldi, orangtua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu
bermain komputer. Misalnya, anak boleh bermain komputer sepulang sekolah
setelah selesai mengerjakan PR hanya selama satu jam. Waktu yang lebih longgar
dapat diberikan pada hari libur.
Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak berpikir bahwa bermain komputer adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orangtua, setidaknya sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.
*Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya memang amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain komputer.
* Selain itu juga pihak sekolah harus ikut andil dalam memberikan pengarahan terbaik agar siswa/siswi dapat mempergunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi ke arah yang positif.
Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak berpikir bahwa bermain komputer adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orangtua, setidaknya sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.
*Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya memang amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain komputer.
* Selain itu juga pihak sekolah harus ikut andil dalam memberikan pengarahan terbaik agar siswa/siswi dapat mempergunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi ke arah yang positif.
BAB lll
PENUTUP
A.
Kesimpulan
secara umum adalah semua teknologi
yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan,
penyebaran, dan penyajian informasi. Siswa memerlukan bimbingan baik dari guru
maupun dari orang tuanya dalam melakukan proses pembelajaran dengan dukungan
TIK. Manfaat internet bagi bidang pendidikan di Indonesia antara lain akan
mendapatkan akses keperpustakaan, direktori sekolah, para pakar dapat melalukan
perkuliahan secara online, penyediaan sarana informasi akademik lembaga
pendidikan secara online dapat melaksankan kerjasama dengan lembaga lain
melalui internet serta melakukan marketing dan promosi hasil karya penelitian
secara lebih efisien.Disamping itu kita dapat merancang program artificial
intelegence untuk membuat sebuah model rencana pengajaran. Dan dari
keuntungan yang kita dapat dari teknologi ada juga sisi negative dari teknologi
dan untuk menghindari dampak itu semua kembali kepada masing-masing individu
serta pengawasan yang dilakukan oleh pihak terkait.
B.
Saran
Beberapa saran yang dapat
dikemukakan untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan pendidikan berbasis
TIK sebagai berikut.
1. Pemanfaatan
teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan baik di sekolah atau
perguruan tinggi menjadi hal mutlak mengingat kondisi permasalahan pendidikan
yang makin kompleks. Pendidikan berbasis TIK hanya akan berhasil apabila
dikelola dan ditangani dengan terencana, sistematis dan terintegrasi.
2. Perencanaan
dalam pemanfaatan TIK dalam pendidikan yang integratif meliputi kebijakan,
standarisasi mutu, infrastruktur jaringan dan konten, kesiapan dan kultur SDM
pendidikan menjadi penting untuk ditata dan dikelola dengan efektif dan
efisien.
3. Penyelenggaraan
pendidikan berbasis TIK melalui pendidikan terbuka dan jarak jauh (e-Learning),
membutuhkan dukungan dari semua pihak khususnya pemerintah, swasta serta
masyarakat untuk mengalokasikan anggaran dan investasi pendidikan yang memadai.
4. Standarisasi
mutu penyelenggaran pendidikan berbasis TIK perlu ditindaklanjuti dengan
standarisasi konten untuk menjamin kualitas program pendidikan berbasis TIK
DAFTAR PUSTAKA
Munir.
(2008). Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pendidikan.
Bandung, Penerbit: Universitas Pendidikan Indonesia.
Makagiansar, M. 1996. Shift in Global paradigma and The Teacher of
Tomorrow, 17th. Convention of the Asean Council of Teachers (ACT); 5-8
Desember, 1996, Republic of Singapore.
Naisbitt, J. 1995. Megatrend Asia: Delapan Megatrend Asia yang Mengubah Dunia, (Alih bahasa oleh Danan Triyatmoko dan Wandi S. Brata): Jakarta: Gramdeia.
Semiawan, C.R. 1991. Mencari Strategi Pengembangan Pendidikan Nasional Menjelang Abad XXI. Jakarta: Grasindo.
Naisbitt, J. 1995. Megatrend Asia: Delapan Megatrend Asia yang Mengubah Dunia, (Alih bahasa oleh Danan Triyatmoko dan Wandi S. Brata): Jakarta: Gramdeia.
Semiawan, C.R. 1991. Mencari Strategi Pengembangan Pendidikan Nasional Menjelang Abad XXI. Jakarta: Grasindo.
Pengertian teknologi informasi
dan komunikasi dikutip dari
http://staff.blog.ui.ac.id/harrybs/2009/04/21/perkembangan-tik-di-bidang-pendidikan-di-
indonesia/ diakses tanggal 02 Desember 2011
Dampak dari teknologi informasi
dan komunikasi di bidang pendidikan dikutip darihttp://risyana.wordpress.com/2009/04/13/keuntungan-dan-kerugian-dalam-penggunaan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik/ diakses
tanggal 02 Desember 2011
